I wasn't born to be perfect, I was born to be myself and that's all I'll ever be. I'm not perfect, I'm not meant to be, I'm me and I'm gonna be what I wanna be.

Jumat, 23 November 2012

Saatnya Menahan Diri dari Ngemil

TRIBUNNEWS.COM - Godaan ngemil sering kali sulit diredam. Sebetulnya ngemil itu sehat, dan para ahli nutrisi pun memberi saran untuk rutin makan camilan dua kali sehari di antara waktu makan. Nah, supaya tidak tergiur kudapan yang enak-enak tapi tidak sehat, cobalah cara ini:

  • Makan apel saja. Apel mengandung serat pektin yang bersifat mengenyangkan dan pasti menyehatkan. Serat ini juga terdapat pada wortel dan kentang. Tambahkan makanan ini dalam daftar camilan Anda.
  •  Minum air putih. Kadang kala rasa lapar yang timbul itu hanya tipuan. Kalau terasa lapar, coba minum segelas air putih. Tunggu selama 20 menit. Teknik ini akan membantu mengurangi kemungkinan Anda mengudap makanan yang tidak bergizi.
  • Gosok gigi. Sederhana namun efektif. Setelah menggosok gigi, biasanya Anda malas untuk makan. Selain karena gigi sudah bersih, menyantap makanan usai menggosok juga rasanya tidak terlalu enak.
  • Lakukan aktivitas. Dengan melakukan kegiatan, fokus pikiran akan teralihkan. Jadi, ketimbang hanya duduk diam berpangku tangan dan memikirkan soal makanan, coba mengerjakan aktivitas lain.

 KOMPAS.com — Kesulitan menahan diri dari mengudap bukan hanya milik Anda seorang. Rasanya sulit melewatkan hari tanpa mengunyah. Jika Anda salah satunya, inilah solusinya.
Sebab, keinginan terus ngemil itu ada pemicunya. Bila Anda berhasil mengenali pemicunya, akan lebih mudah mengendalikannya. Nah, berikut penyebab Anda tak kuasa menahan keinginan mengunyah terus.

1. Pemicu: stres
Mungkin bukan hal yang baru bagi Anda. Sebagian dari kita cenderung melarikan diri pada makanan jika sedang stres. Tapi tahukah Anda kenapa begitu? Saat stres tubuh menguras habis glukosa yang merupakan bahan bakar otak. Nah, dengan begitu, tubuh memberikan sinyal kelaparan. "Otak Anda perlu bahan bakar untuk berpikir serta mengambil keputusan," jelas Ken Cheng, PhD, profesor ilmu biologi di Universitas Macquarie. Artinya, saat stres, otak Anda akan terus bekerja memikirkan masalah dan mencari jalan keluarnya. Tak heran jika sambil melakukannya Anda akan terus mengasup makanan. Tetaplah kuat! Caranya, tutup mata Anda dan ambil napas dalam-dalam. Tak berhasil juga, coba pose. Yoga dapat memangkas tingkat hormon stres sehingga Anda akan merasa lebih tenang.

 2. Pemicu: lelah

American Journal of Clinical Nutrition melaporkan, ketika orang hanya tidur empat jam, mereka cenderung melahap 500 kalori lebih banyak pada hari berikutnya daripada ketika mereka tidur cukup selama delapan jam. Jika ingin melawan keinginan ngemil, cobalah tidur tujuh hingga delapan jam semalam secara rutin. "Jika kebetulan Anda akan terjebak pada minggu yang sibuk. Cobalah tidur yang cukup sebelum memasuki hari sibuk beberapa hari sebelumnya," saran Kelly McGonigal, PhD, penulis buku The Willpower Instinct. Menurutnya, dengan begitu, meski Anda kurang tidur selama minggu berlangsung, Anda masih akan lebih mudah menahan cobaan ngemil.

3. Pemicu: kontrol diri berlebihan
"Saat Anda memaksakan kontrol diri, terlepas itu mengemil atau belanja, tekad Anda akan melemah sehingga lebih rentan godaan," kata Roy F Baumeister, PhD,  penulis buku Willpower. Mungkin ini sebabnya diet sering gagal. Jika Anda makin memaksakan mengontrol diri, justru makin gampang runtuh tekadnya. Buatlah rencana bertahap terlebih dahulu. Kontrol diri yang keras akan membuat kekuatan otak Anda terkuras. Jadi, buatlah antisipasi pagi hari. Misalnya, "Nanti akan ada acara makan malam bersama kolega. Mungkin saya akan menyantap steak, tapi melewatkan dessert-nya." Akan lebih mudah untuk pertahankan sikap Anda karena Anda sudah tahu pesanan Anda.

4. Pemicu: pelit
Apa hubungannya sifat dermawan dengan disiplin? Oh, menjadi orang yang suka beramal bukan hanya mendapat pahala. Ternyata tindakan kebaikan dapat memperkuat tekad diet serta resolusi pola makan Anda. Menurut penelitian University of Maryland, orang yang beramal 1 dollar AS (Rp 9.600) memiliki stamina lebih kuat. Mereka mampu menahan beban 20 menit lebih lama ketimbang yang kurang atau tidak beramal. "Kebanyakan orang yang senang beramal memiliki kemauan lebih dari kita semua," kata penulis studi Kurt Gray, PhD. Bahkan perbuatan kecil, seperti memberikan kursi bus kepada orang tua atau menyumbangkan darah, dapat membantu Anda memberikan kekuatan lebih mengatakan tidak pada keinginan mengemil.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar